Sabtu, 2 April 2010
Hari ni, hari Sabtu. Banyak para
pekerja yang libur atau ada yang hanya setengah hari masuk kerja. Awakpun kena
masuk pulak! Agaknya peumpang bus pagi ni tak terlalu sesak seperti hari-hari
lain. Alhamdulillah, pas awak naik tak perlu sikut sana sikut sini lagi. Awak
bisa naik dengan damai dan langsung pilih duduk dimana saja. Karena hanya ada
beberapa penumpang, barulah terasa sejuk dari AC (Air Conditioner) ni. Perasaan
selama awak merasakan penuh sesaknya penumpang tak adolah hawa sejuk yang
terasa, hanya terasa angin semilir-semilir saje.
Dah sampai tempat kerja dan dah nak
pulang pulak, cepatnya waktu berlalu. Seperti biasa awak tunggu di halte Warung
Jati. E...eh...ternyata siang hari malah lebih banyak penumpang, pas awak masuk
lebih banyak budak-budak kecik, bahkan rata-rata budak-budak tu duduk di kursi
dan tak ado pulak yang dipangku sama orangtuanya. Nasiiib...berdiri ajalah
awak, nak minta duduk, budak-budak tu pun bayarnya juga sama macam awak. Baru awak sadar kenapa penuh ama
orangtua dan budak-budak, rupanya dari Kebun Binatang Ragunan.
Alamak...pemandangan apa pulak niii...ada seorang ibu yang membawa dua orang
anak yang satu budak lelaki, sekitar dua belas tahun dan yang dalam
gendongannya seorang budak perempuan mungkin sekitar satu tahun. Yang budak
lelaki pulas tidar di atas paha ibunya dan kadang-kadang hampir nak terjatuh
dan yang budak perempuan asyik menyusu tetapi yang bikin awak malu, karena
budak perempuan tu tidur juga tapi karena sambil nyusu dan selalu terlepas,
terlihat anggota badan si ibu yang juga tertidur pulas. Kejap-kejap kepala
budak perempuan terdongak dan masih
pejamkan mata mulutnya sibuk mencari ASInya, kejap lepas lagi, begitu
seterusnya sampai transit di Dukuh Atas. Pria yang duduk di samping sang ibu
pun, sepertinya duduk dengan gelisah.
Amboi-amboi...baru ni awak naik
busway disuguhkan pemandangan yang langka tapi lain waktu ada pulak ibu yang
menyusui anaknya dengan sopan, ditutup pake jaket. Jadi tak perlulah awak
merasa risih. Walaupun awak seorang wanita juga tapi kalo melihat ibu-ibu yang
menyusui anaknya di dalam angkutan umum cuek aja, rasa-rasanya jadi malu
sendiri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar